Suami-Istri Miliki Rekening Bersama, Perlukah?

Rabu, Februari 11, 2009

Rekening bersama adalah rekening yang dimiliki atas nama dua orang, di mana biasanya kedua orang pemilik itu sama-sama memiliki hak untuk menarik uang tersebut. Dalam keluarga, Rekening bersama biasanya dimiliki oleh suami istri.

Namun ada kalanya rekening bersama hanya jadi sebutan belaka. Ada suami-istri yang memiliki rekening untuk digunakan bersama, tapi atas namanya hanya pada satu orang saja. Ini --secara tidak resmi-- bisa juga kita sebut sebagai rekening bersama.

Sebagai pasangan suami-istri, mungkin sering timbul pertanyaan apakah Anda berdua perlu menyatukan uang Anda dalam satu rekening atau tidak. Nah, sebelum Anda memutuskan untuk menyatukan uang Anda dalam satu rekening, perlu diketahui bahwa ada banyak efek positif maupun negatif yang akan terjadi. Dan juga yang paling penting, apa motivasi terbesar Anda menyatukan uang Anda berdua dalam satu rekening.

Motivasi terbesar pasangan suami-istri ketika menyatukan uang mereka dalam satu rekening biasanya adalah karena mereka ingin mempunyai sesuatu yang dimiliki bersama (dan kalau perlu atas nama bersama), sehingga pada akhirnya akan meningkatkan rasa kebersamaan di antara mereka.

Selain itu, rekening bersama biasanya dibuka karena suami-istri itu mungkin memiliki tujuan bersama yang hendak diraih pada masa mendatang. Atau, sering juga rekening bersama itu digunakan untuk berbelanja keperluan sehari-hari.

Terkadang motivasi lain yang sering saya temukan juga adalah karena mereka ingin mengontrol pengeluaran mereka. Seperti yang kita tahu, kalau Anda memiliki rekening sendiri, maka Anda biasanya akan bebas mengambil uang Anda kapan pun Anda mau dan untuk tujuan apa pun.

Lain halnya kalau uang itu ada di sebuah rekening bersama, di mana seseorang tidak bisa mengambil uang di rekening itu untuk keperluan lain di luar yang sudah ia sepakati dengan pasangannya. Hal ini biasanya secara tidak langsung akan dapat menekan pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu dari pasangan suami-istri.

Hal-hal di atas tadi merupakan efek positifnya. Adakah dampak negatifnya? Terkadang efek negatif yang akan muncul dari adanya rekening bersama adalah dapat terpecahnya kerukunan suami-istri hanya karena masalah uang. Ini bisa terjadi karena bisa saja salah satu pihak menggunakan uang dalam rekening itu untuk keperluan lain di luar yang sudah disepakati bersama. Hal ini bisa membuat pasangannya marah dan akhirnya terjadilah pertengkaran.

Bagaimana mengatasi efek negatif itu? Tidak ada yang bisa mengatasi efek negatif tersebut, kecuali pasangan suami-istri itu sendiri. Mereka harus benar-benar kembali lagi ke kesepakatan mereka semula, yaitu untuk keperluan apa saja uang dalam rekening bersama itu digunakan, apakah untuk investasi saja, atau untuk membayar pengeluaran-pengeluaran bulanan. Kalau memang untuk pengeluaran bulanan, maka konfirmasikan, pengeluaran-pengeluaran seperti apa yang sebaiknya dicover oleh rekening bersama, dan pengeluaran-pengeluaran seperti apa yang bukan tanggungan rekening bersama.

Untuk menghindari efek negatif, berikut ini ada sejumlah tips bagi Anda sebelum membuka rekening bersama:

1. Diskusikan terlebih dahulu untuk tujuan apa Anda berdua membuka rekening bersama.

2. Diskusikan juga apa yang akan Anda berdua lakukan terhadap isi rekening itu kalau Anda berdua mengalami kejadian yang tidak diinginkan yang menyebabkan Anda berdua harus berpisah.

3. Diskusikan juga siapa yang akan memasukkan uang ke dalam rekening tersebut, dan berapa besarnya. Apakah suami Anda saja, atau patungan antara Anda berdua. Bila itu dilakukan secara patungan, berapa persen komposisinya? Apakah 50 : 50, 60 : 40 atau 70 : 30?

4. Terserah Anda, karena Andalah yang lebih tahu bagaimana situasi dan kondisi keuangan dalam keluarga Anda.

5. Untuk Anda yang sudah punya rekening bersama, bila sebelumnya Anda tak pernah menyepakati untuk apa uang dalam rekening bersama itu nantinya, sebaiknya konfirmasikan sekali lagi untuk keperluan apa uang dalam rekening itu akan digunakan.

6. Sadarilah juga bahwa jangan sampai masalah uang memisahkan pasangan suami-istri. Karena sering kali si suami atau si istri menggunakan uang dalam rekening tanpa sepengetahuan pasangannya. Sehingga begitu rekening koran datang, terjadilah keributan.

7. Bila rekening bersama itu digunakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran bulanan, maka saldo uang yang ada dalam rekening bersama sebaiknya sebesar minimal sebulan pengeluaran rutin mereka.

Lakukan evaluasi setiap bulan terhadap pengeluaran-pengeluaran yang telah dilakukan oleh Rekening bersama itu. Ini bisa dilakukan karena bank biasanya memberikan rekening koran setiap bulannya. (ss)


bisnis sederhana



Blog Loecky | Ayo Menabung (http://www.loecky.co.cc) merupakan blog yang berisi tentang informasi keuangan, panduan menabung, tabungan, investasi, renungan, yang berhubungan dengan keuangan seperti uang, emas, dinar, asuransi, bisnis, bisnis online, iklan, bisnis internet, formula bisnis, SMUO, sistem mesin uang otomatis, ayo menabung, klik saya, tipe menabung, hosting di 000webhost, perhitungan bunga harian, mulai dagang kliksaya, renungan untuk seorang anak, memperoleh penghasilan dari artikel, memilih lump sum atau pembayaran periodik, artikel, traffic blog, perencanaan keuangan, investasi, kiat investasi, produk investasi, panduan menabung, mengatur uang, rekening, bisnis, mengelola gaji, menekan biaya, bisnis internet, bisnis online, pasang iklan, trik adsense, hosting, adsense, proses hidup, investasi emas, investasi dinar, memilih asuransi, dan semua hal yang bermanfaat untuk masa depan kita. Bookmark blog saya atau Baca lewat email


Artikel Terkait



0 Komentar:

Posting Komentar

 
 
 

Arsip Blog

About Me

Foto Saya
Loecky Febriansyah
Lihat profil lengkapku

Celotehan Awal

Blog ini berisi catatan-catatan saya selaku manusia biasa yang melihat alam sekitar, tingkah laku manusia, semua hal-hal yang lagi trend di jaman saya.

Kalau anak cucu saya melihat ini, sungguh akan menjadi suatu pengalaman yang unik: "ini terjadi di jaman saya, di jaman kamu bagaimana..apa masih sama?"

Konten lama/ old school dari blog ini kebanyakan berisi tips-tips keuangan yang dulu pernah saya kumpulkan, semoga masih relevan di jaman pembaca sekarang ini.

Maafkan jika Blog saya sifatnya satu arah, karena saya lumayan sibuk :), mudah2an kalo ada waktu akan saya balas komen yang ada satu per satu. Jika ada posting yang kurang berkenan mohon dimaafkan ya