Makna Emas Sebagai Timbangan Yang Adil

Selasa, Februari 17, 2009

Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan) .Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu . Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu . (QS Ar-Rakhman 7-9)


Pada tahun 2008 harga emas turun significant karena US$ yang masih terus menguat (US$ Index berada pada 72.83) dan harga minyak mulai menurun ke angka US$ 115.4/barrel. Penurunan ini juga didorong oleh spekulasi hasil pertemuan para petinggi the Fed yang akan diumumkan waktu itu.

Sebagaimana saya tulis sebelumnya bahwa fluktuasi harga emas yang terus terjadi di pasar akan terus berlangsung, tetapi yang perlu diingat adalah fungsi emas sebagai alat ukur atau timbangan yang adil dalam bermuamalah akan terus terjaga.

Seperti yang diungkapkan ulama besar Imam Ghazali (1058 M—1111 M) dalam bukunya yang legendaris Ihya Ulumuddin bahwa Allah menciptakan emas dan perak agar keduanya menjadi ‘Hakim’ yang adil dalam memberikan nilai atau harga, dengan emas dan perak pula manusia bisa memperoleh barang-barang yang dibutuhkannya.

Allah-pun memerintahkan kita untuk menegakkan timbangan/keadilan antara lain seperti dalam ayat tersebut diatas, maka tidak mungkin Allah tidak membekali kita dengan sarananya. Dan dalam hal bermuamalah sarana apalagi yang lebih Adil selain emas ?.

Dari konteks timbangan yang adil inilah batasan fluktuasi harga emas bisa kita antisipasi sampai sejauh mana naik/turunnya. Harga emas bisa naik terus atau turun terus – tetapi harga satu Dinar akan tetap setara dengan satu ekor kambing seperti yang sudah terbukti selama lebih dari 14 Abad terakhir.

Jadi naiknya harga emas tidak akan menjadikannya satu Dinar setara dengan seekor sapi atau seekor unta. Demikian pula sebaliknya turunnya harga emas seperti yang sekarang sedang terjadi, tidak akan menjadikannya satu Dinar setara dengan seekor ayam atau sebutir telur.

Hal ini sangat berbeda dengan uang kertas; ketika nilainya hancur – bisa benar-benar hancur – sehingga uang kertas bisa-bisa saja turun nilainya tinggal fisiknya yang setara kayu bakar seperti yang terjadi di Jerman tahun 1923. Wallhu A’lam bi Showab. (mi)


bisnis sederhana



Blog Loecky | Ayo Menabung (http://www.loecky.co.cc) merupakan blog yang berisi tentang informasi keuangan, panduan menabung, tabungan, investasi, renungan, yang berhubungan dengan keuangan seperti uang, emas, dinar, asuransi, bisnis, bisnis online, iklan, bisnis internet, formula bisnis, SMUO, sistem mesin uang otomatis, ayo menabung, klik saya, tipe menabung, hosting di 000webhost, perhitungan bunga harian, mulai dagang kliksaya, renungan untuk seorang anak, memperoleh penghasilan dari artikel, memilih lump sum atau pembayaran periodik, artikel, traffic blog, perencanaan keuangan, investasi, kiat investasi, produk investasi, panduan menabung, mengatur uang, rekening, bisnis, mengelola gaji, menekan biaya, bisnis internet, bisnis online, pasang iklan, trik adsense, hosting, adsense, proses hidup, investasi emas, investasi dinar, memilih asuransi, dan semua hal yang bermanfaat untuk masa depan kita. Bookmark blog saya atau Baca lewat email


Artikel Terkait



0 Komentar:

Posting Komentar

 
 
 

Arsip Blog

About Me

Foto Saya
Loecky Febriansyah
Lihat profil lengkapku

Celotehan Awal

Blog ini berisi catatan-catatan saya selaku manusia biasa yang melihat alam sekitar, tingkah laku manusia, semua hal-hal yang lagi trend di jaman saya.

Kalau anak cucu saya melihat ini, sungguh akan menjadi suatu pengalaman yang unik: "ini terjadi di jaman saya, di jaman kamu bagaimana..apa masih sama?"

Konten lama/ old school dari blog ini kebanyakan berisi tips-tips keuangan yang dulu pernah saya kumpulkan, semoga masih relevan di jaman pembaca sekarang ini.

Maafkan jika Blog saya sifatnya satu arah, karena saya lumayan sibuk :), mudah2an kalo ada waktu akan saya balas komen yang ada satu per satu. Jika ada posting yang kurang berkenan mohon dimaafkan ya